Friday, June 8, 2012 ϟ 0 letters
KEY POV
Tangan mencapai telefon yang berbunyi dari tadi . Bising gila . Aku melihat jam . Terbeliak mata ku . Dah lambat pula nak pergi sekolah . Lekas-lekas aku bersiap . Berlari ke sana ke sini . Hampir saja aku terjatuh sebab tersadung permaidani . Aku merungut .
Kemudian aku menghidupkan enjin kereta Lamborghini berwarna hitam milikku . Spontan tanganku menepuk dahi . Alamak , macam mana aku boleh lupa nak isi minyak . Tanpa berfikir panjang , aku terus berlari ke sekolah . Tercungap-cungap aku .
Nasib aku agak baik , pagar sekolah belum tutup lagi . Aku menguntumkan senyuman . Kalau boleh nak peluk pengawal yang menjaga pintu pagar . Kemudian aku bertembung dengan Taemin dan Jonghyun di kantin . " Kenapa berpeluh-peluh ni ? " soal Jonghyun sambil memandang aku .
" Bangun lambat . Kereta pula habis minyak . Tak isi semalam . " jelas aku . Mereka terangguk-angguk mendengar . Air kotak milik Taemin disedut aku . Nikmat gila . Penat aku berlari ke sekolah .
" Tapi kenapa sampai berlari pula ? Kalau lambat pun , cikgu tak berani marah kan ? Macam tak biasa pula . " Taemin pula bersuara sambil menyuakan sandwich ke mulut . Bergerak-gerak mulutnya mengunyah .
Betul juga cakap Taemin . Kenapa aku susah-susah berlari ? Bukan cikgu marah pun . Tapi entah kenapa aku rasa gembira nak pergi sekolah . Kalau cikgu dengar ni , mesti diorang terkejut . Mungkin sebab Nana .
Eh takkan lah sebab perempuan tu . She's just like others . Semalam dia marah maybe sebab aku tak bawak pusing Seoul . Selalunya perempuan suka macam tu . Aku mencebik .
" Mana yang lain ? " kataku . Sambil memandang Jonghyun dan Taemin . Mereka mengangkat bahu . Kemudian aku melihat kelibat Minho bersama pasangan DaNew melangkah ke arah meja kami . " Annyeong yeoreobun . " ujar Onew sambil tersenyum . Terserlah giginya yang tersusun rapi .
Aku hanya mengangkat kening sementara yang lain tersenyum . Kemudian mereka melabuhkan punggung bersama kami . Tiba-tiba , aku mendapat pesanan ringkas dari Onew . Aku mengangkat kening sebelah . Depan mata pun nak mesej .
Aku membaca pesanan Onew . ' Dia menangis semalam . Buatlah something . Kesian dia . Dah ada eyebag pagi ni . ' Aku mengangkat muka , memandang Onew . Riak wajahnya seperti berharap kepadaku . Aku menggangguk .
Tiba-tiba hidung aku terasa gatal . Aachuumm ! Bunyi bersin aku membuatkan semua orang tersentak . Hidung aku memang macam ni dari semalam haihh . Menyusahkan .
" Kau sakit ke ? Bunyi macam teruk . Suara kau pun dah mula serak . Demam ? " Bertubi-tubi soalan Jonghyun . Aku menggeleng laju . " Mana ada sakit. Aku okay . " jawab aku sambil mengukir senyuman . " Kau main hujan eh ? " tanya Minho pula . " Tak . Kau tahu kan aku tak suka hujan . Semalam aku buka aircond kuat sangat . " aku tergelak kecil .
Mereka hanya menggelengkan kepala . Aku terpaksa tipu diorang . Memang betul cakap Minho . Aku kene hujan semalam . Boleh pula basikal tu rosak tengah hujan lebat . Memang patut pun aku tak dengar alarm clock pagi tadi . Aacchuum ! Aku menutup hidung untuk mengelakkan terkena orang . Lewls .
" Soo apa cerita dengan noona ? Tak nampak dia pun . " tanya Taemin . Semua memandang Onew serentak . " She's fine kan Key ? " Pandangan mereka beralih pula kepada aku . Aku mengangguk sebelum bersin lagi sekali .
" Tapi , aku tak tahu nak masukkan dia dalam kelab apa ? " ujar Onew sambil jarinya mengetuk meja . Keluhan berat kedengaran . " Masukkan lah dalam kelab kau . Senang cerita. " Minho memberi pendapat .
Jonghyun menolak kepala Minho . " Apalah kau ni ? Kan kelab Onew untuk lelaki . " Minho mengusap kepalanya sambil menarik muka . " Sakitlah hyung , aku gurau aje . " Semua hanya tergelak melihat telatah dua orang ni .
" Dan aku tak boleh dan tak akan masukkan Nana dalam kelab korang ! Playboys ! " sambung Onew . Aku hanya buat muka menyampah . Rilekk lah . Macam Nana tu hot sangat -,-
Kemudian , Dara noona memandang aku . " Key , kamu presiden kelab fashion kan ? " aku mengangguk . Tiba-tiba , Minho bangun dengan kasar sambil memandang aku tajam . " Hyung cakap hyung tak nak masukkan Nana dalam kelab kitorang sebab kami playboys . Tapi Key ialah playboy yang paling masyur dekat sekolah ni . " bantah Minho . Eh dengki pula dia .
" Biarlah hyung , Key hyung kan pakwe Nana . " pujuk Taemin sambil buat muka comel . 2min dah mula . Malas aku nak layan , ujar hati kecilku sambil menggosok hidung yang gatal .
" Disebabkan Key ialah presiden kelab fashion dan dia pakwe Nana lah , noona suruh Nana masuk . Noona ada idea yang bagus . So .. " Dara mengalihkan pandangan ke arah Onew . " So tolong terima Nana , Key ? Lagipun , nanti pandai2 lah kau masuk jarum . Suruh dia tukar style dia tu . " pujuk Onew
Hmm aku berfikir sambil mengurut dagu . Kalau nak berurusan dengan Nana memang susah . Slow talk lagi lah . Tapi mana tahu dia lembut hati dengan aku , hehe . Lagipun , bukan senang Onew nak pujuk merayu dengan aku . Peluang hanya sekali . Bak kata Drake YOLO haha .
" Dengan satu syarat . " kataku sambil tersenyum nakal . Onew mengangguk . " Siapkan kerja sekolah aku untuk setahun . " sambung aku . " Okay . Everything for you . Asalkan Nana berubah okay ? " ujar Onew sambil memeluk aku erat . Tak bernafas aku .
Aku menolak Onew sedikit . Untuk memberi ruang kepada aku untuk bernafas .
" Tapi , aku tak tahu nak masukkan dia dalam kelab apa ? " ujar Onew sambil jarinya mengetuk meja . Keluhan berat kedengaran . " Masukkan lah dalam kelab kau . Senang cerita. " Minho memberi pendapat .
Jonghyun menolak kepala Minho . " Apalah kau ni ? Kan kelab Onew untuk lelaki . " Minho mengusap kepalanya sambil menarik muka . " Sakitlah hyung , aku gurau aje . " Semua hanya tergelak melihat telatah dua orang ni .
" Dan aku tak boleh dan tak akan masukkan Nana dalam kelab korang ! Playboys ! " sambung Onew . Aku hanya buat muka menyampah . Rilekk lah . Macam Nana tu hot sangat -,-
Kemudian , Dara noona memandang aku . " Key , kamu presiden kelab fashion kan ? " aku mengangguk . Tiba-tiba , Minho bangun dengan kasar sambil memandang aku tajam . " Hyung cakap hyung tak nak masukkan Nana dalam kelab kitorang sebab kami playboys . Tapi Key ialah playboy yang paling masyur dekat sekolah ni . " bantah Minho . Eh dengki pula dia .
" Biarlah hyung , Key hyung kan pakwe Nana . " pujuk Taemin sambil buat muka comel . 2min dah mula . Malas aku nak layan , ujar hati kecilku sambil menggosok hidung yang gatal .
" Disebabkan Key ialah presiden kelab fashion dan dia pakwe Nana lah , noona suruh Nana masuk . Noona ada idea yang bagus . So .. " Dara mengalihkan pandangan ke arah Onew . " So tolong terima Nana , Key ? Lagipun , nanti pandai2 lah kau masuk jarum . Suruh dia tukar style dia tu . " pujuk Onew
Hmm aku berfikir sambil mengurut dagu . Kalau nak berurusan dengan Nana memang susah . Slow talk lagi lah . Tapi mana tahu dia lembut hati dengan aku , hehe . Lagipun , bukan senang Onew nak pujuk merayu dengan aku . Peluang hanya sekali . Bak kata Drake YOLO haha .
" Dengan satu syarat . " kataku sambil tersenyum nakal . Onew mengangguk . " Siapkan kerja sekolah aku untuk setahun . " sambung aku . " Okay . Everything for you . Asalkan Nana berubah okay ? " ujar Onew sambil memeluk aku erat . Tak bernafas aku .
Aku menolak Onew sedikit . Untuk memberi ruang kepada aku untuk bernafas .
NANA POV
Aku buntu . Dah tak tahu nak masuk kelab mana . Bukan sebab dapat banyak tawaran tapi sebab banyak yang penuh . Haihh gila aku dengan sekolah ni . Aku berjalan ke arah dewan . Mungkin ada kelab yang aku belum jumpa .
Kemudian , aku terdengar seperti nama aku dipanggil . Aku berpaling muka . Hyori berlari ke arah aku " Nana ! Kau dah ada kelab ? " tanya dia . Aku menggeleng .
" Kau tahu tak yang aku diterima sebagai ahli kelab ERT . Aku memang suka buat kerja rumah . Isteri mithali betul aku ni . " ujar Hyori dengan gembira . Aku hanya tersenyum kecil . Malas nak layan dia . Jumpa kau aje , mesti keluar perangai annoying --"
" So kau rasa nak masuk mana ? " tanya Hyori lagi . Eh busybody betul . " Aku tak tahu dan tak fikir lagi . " balas ku . Suara ku agak tinggi . Hilang sabar aku dengan dia ni . Aku jalan meninggalkan Hyori sebelum terlanggar seseorang .
" Woi buta ke apa ? Mata letak mana ? Lutut ? "
Kepalaku donggakkan . Melihat gerangan dihadapan . Mamat kambing ni rupanya . Malas aku nak gaduh dengan dia . Aku memusingkan badan . Ingin menuju ke tempat lain .
Dan seperti biasa , tangannya sempat menangkap lengan aku . Sakit ! Aku menjegilkan mata . " Apa kau nak ?! " jerit aku . Key tersengih . " Macam ni ke layan boyfriend ? Lembutlah sikit . " Panas telinga aku mendengar kata-kata Key .
" Kambing sayang , nak apa ? " tanya aku dengan nada perlahan tetapi sinis . " Macam ni lah baru sayang lebih kan , nenek kebayan ? Anyway , kau dah ada kelab ke ? " kata Key seakan memerli aku balik . Kurang asam !
Aku menggeleng laju . Aku dapat mendengar dia tergelak kecil . " Dah agak , siapa yang akan ambil kau dengan perangai kau yang ganas . Hanya mendatangkan masalah . " ujarnya selamba . Aku sudah menggenggam penumbuk .
" Tapi takpe , demi nenek kebayan tercinta . Aku sanggup terima kau dan lantik kau menjadi naib presiden kelab aku . Amacam ? " sambungya lagi sambil mengusap perlahan rambut aku . Aku menepis tangannya , kasar .
" Kau ! " aku menuding jari terhadap Key sebelum sambung , " Aku tak nak diterima dalam kelab kau . Tak terfikir pun . Puih puih . Mesti ada kelab yang akan terima aku . " aku memandang tepat ke arah anak mata Key . Kemudian , melangkah pergi meninggalkan dia .
" Yah ! " jerit Key . Badan aku berhenti tetapi tidak berpaling . " Kau akan menjadi naib presiden kalau masuk kelab aku ! And lets see if kau akan diterima oleh mana-mana kelab " jeritnya lagi .
Aku mencebik lalu meneruskan langkahku . Kisah apa dengan kelab dia ?
Ketika aku berjalan , sekali lagi bahuku dilanggar orang . Aku memandang ke arah wajahnya . Dia tersenyum sinis . Mata aku memandang tanda namanya, ' Goo Hara '
" Eh tak ada adab ke ? Kalau dah langgar , kenalah minta maaf . " ujarnya sambil tergelak . Kawannya ikut gelak sama . Sakit pula hati aku . Dia yang langgar dulu , aku pula yang kena minta maaf . Apekes ?
Aku tidak mengendahkan dia lalu kembali berjalan tetapi di tahan rakan-rakannya . 5 lawan 1 . Memang tak boleh blah . " Pekak ke ? Dia suruh kau minta maaf kan ? Cepatlah buat ! " tempiknya sambil menolak aku dengan kasar . Aku terjelopok di atas tanah .
Habis kotor baju aku . Aku ingin berdiri tetapi ditolak kasar . Sekali lagi , punggungku mencecah tanah , mengerang kesakitan . " Ciumlah kaki dia cepat ! " berdesing telinga aku . Kepala aku ditolak-tolak ke kasut Hara .
Air mata hampir gugur tapi ditahan . Aku hanya boleh menangis di hadapan Onew . Aku mengetap bibir bawah . Sementara kepala aku ditolak oleh perempuan yang agak tinggi , kawan-kawannya hanya tergelak jahat .
" Berhenti ! "
Suara yang menegur dari arah belakang menghentikan gelak tawa mereka . Aku seperti kenal dengan suara tu . " Key oppa ? " bergetar jiwa aku apabila mendengar nama Key . Aku masih menunduk ke tanah . Rambut aku dilepaskan , kasar .
" Ke tepi ! " arahan Key dituruti . Mereka seolah-olah takut dengan Key . Dia memeluk aku sambil membetulkan rambutku . Kami kembali berdiri .
" Oppa nak pergi mana dengan perempuan ni ? " jelas kedengaran suara Hara . Key mencebik . " Dia perempuan murahan oppa . Kalau boleh dia nak goda semua lelaki dalam sekolah ni . " sambung Hara . Rakannya yang lain mengangguk tanda setuju .
" Mulut kau jaga sikit ! Nasib baik tak kena lempang dengan aku . Perempuan murahan yang kau maksudkan tu ialah teman wanita aku . My wife to be . Faham ? " Aku yang masih dipelukan Key terkejut mendengar penjelasannya . Hara dan kumpulannya juga terkesima .
Lantas Key memapah aku pergi . Meninggalkan Hara terpinga-pinga .


